Liquid Diet, Ampuh Untuk Menurunkan Berat Badan. Tapi Apa Sehat?
Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, pasti Anda akan mencoba beberapa jenis diet yang ada. Salah satu tren diet terbaru adalah diet cair. Jenis makanan ini dikatakan menurunkan berat badan dengan cepat. Tapi apakah diet cair itu benar-benar efektif dan aman untuk diterapkan dalam jangka panjang?
Apa itu diet cair?
Diet Liqiud adalah metode diet yang diyakini bisa membuat Anda menurunkan berat badan. Sesuai dengan namanya, prinsip diet ini bukan untuk makan makanan apapun, kecuali untuk mengkonsumsi cairan. Ya, jika Anda melakukan diet ini, maka kalori yang Anda dapatkan dari minuman apapun.
Jenis diet ini sangat praktis, terutama bagi orang yang memiliki aktivitas hebat. Selain itu, bagi sebagian orang yang sudah mencobanya, diet ini bisa membantu menghilangkan toksin dari dalam tubuh, semacam detoksifikasi. Beberapa contoh makanan atau minuman yang dikonsumsi jika Anda menerapkan diet cair:
- Krim sup
- Teh
- Jus buah atau sayuran
- Gelatin
- Smoothie
- Puding
- Es krim
- soda
- Air mineral
Intinya, Anda harus menghindari makanan padat dengan menerapkan jenis makanan ini dan menggantinya dengan makanan atau minuman cair. Tujuan kalori yang terjadi dalam sehari adalah 1350-1500 kalori. Bahkan untuk diet yang ekstrem, kalori yang dikonsumsi bisa kurang dari 1000 kalori.
Apakah diet cair yang ampuh untuk menurunkan berat badan?
Karena hanya makanan dan minuman cair saja, metode ini bisa menurunkan berat badan secara drastis. Karena kalori yang masuk ke tubuh rendah, maka bila Anda kekurangan kalori, tubuh akan langsung menggunakan cadangan lemak yang ada. Cadangan lemak akan dibakar untuk energi dan ini menyebabkan berat badan turun.
Namun, hati-hati dengan pilihan cairan yang akan Anda konsumsi. Satu per satu, Anda akan mengalami peningkatan berat badan atau masalah kesehatan lainnya. Jika Anda makan terlalu banyak minuman manis, bahkan kandungan gula minuman ini akan meningkatkan kadar gula darah Anda dan Anda akan bertambah gemuk.
Tapi apakah diet ini aman?
Sayangnya, jenis diet ini bisa dibilang dietnya ekstrem karena hanya kalori dan nutrisi yang didapat dari cairan. Apalagi jika Anda tidak merencanakan diet ini dengan benar, maka risiko mengalami malnutrisi sangat hebat.
Tapi Anda mungkin berpikir bahwa diet ini aman jika Anda memilih cairan yang tepat dan bergizi. Tak buruk, cairan seperti jus dan susu bisa menggantikan beberapa nutrisi dalam makanan padat. Tapi tetap saja, sebaiknya rencanakan dengan baik dan pastikan setiap cairan yang Anda pilih sudah mengandung berbagai nutrisi yang Anda butuhkan.
Jika tidak, Anda akan mengalami malnutrisi dan kondisi ini menghasilkan beberapa gejala, seperti:
- Pusing
- Cojear
- Kehilangan rambut
- Sembelit atau konstipasi
Bagi Anda yang sedang hamil, menyusui atau yang memiliki penyakit kronis tertentu, sebaiknya Anda tidak menerapkan diet cair.
Meski kurang aman, diet cair itu diperbolehkan untuk kondisi kesehatan tertentu
Cairan dalam makanan sangat cocok untuk orang yang menderita gangguan pengunyahan dan menelan. Cukup mengkonsumsi cairan, dibutuhkan kalori yang dibutuhkan. Cairan seperti jus buah, yogurt atau susu pengganti khusus bisa menggantikan makanan padat yang sulit ditelan. Tapi, tentu saja, ini harus di bawah pengawasan tim medis atau terlebih dahulu berkonsultasi dengan ahli gizi.

Komentar
Posting Komentar